contoh berita
SOLO, COLOPOS
– Momen lebaran memang yang ditunggu-tunggu oleh pengelola hiburan di Solo,
termasuk Taman Satwa Taru Jurug Surakarta ( Taman Jurug ) dengan adanya
lonjakan pengunjung saat liburan.
Libur Lebaran, Pengunjung Taman Jurug Melonjak Tajam
Pada
Lebaran hari pertama, Kamis, Muhammad Darwanto (44) bagian promosi menjelaskan
jumlah pengunjung pada hari kamis sebanyak 2.700 pengunjung, pada hari jumat
sebanyak 9.981 pengunjung, pada hari sabtu sebanyak 14.454 pengunjung, dan pada
hari minggu mencapai 15.000 pengunjung .
"Seperti
tahun-tahun sebelumnya, kalau lebaran hari pertama kondisinya selalu seperti
itu, karena banyak warga yang masih menjalankan aktivitas silaturahmi dengan
keluarga atau tetangga," ujarnya.
Pengunjung
Taman Jurug tak hanya dari Solo saja, tetapi juga banyak yang dari luar Solo,
seperti Purwodadi, Blora, Pati, bahkan dari Luar jawa juga ada.
seperti
Jawa Timur yaitu Ngawi, Madiun, dan Magetan. Untuk harga tiket selama libur
lebaran juga ada kenaikan sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 15.000, untuk hari-hari
biasa hanya sebesar Rp10.000 per orang, Sedangkan harga tiket yang dijual oleh
para calo mencapai Rp 20.000 per orang, para calo menjualnya di depan pintu
masuk
Taman
Jurug dan mereka juga dalam pengawasan petugas. Semua itu tergantung para
pengunjung, jika mereka tidak sabar mengantri bisa membeli dicalo tersebut.
Petugas Taman Jurug sudah menyediakan loket semaksimal mungkin, ada juga loket
baru yang ada di sebelah Timur," tambah Muhammad.
Selama
libur lebaran kali ini, pengelola Taman Jurug menyuguhkan berbagai hiburan
seperti atraksi satwa, foto bersama satwa, memberi pakan satwa, kirab satwa,
organ tunggal, Buto Birowo, Liong, Musik Bambu, Lembu Suro, Grebeg Jaka Tingkir
dan Pesta Ketupat, dan Bedoyo Susur.
Para
pengelola Taman Jurug juga mempersiapkan keamanannya, mereka bekerja sama
dengan Polresta Surakarta, Polri, Pramuka, dan untuk kesehatan bekerja sama
dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Semua itu untuk membuat para pengunjung
bisa nyaman selama berada di area
Taman
Jurug di dalam maupun di luar lingkungan tersebut. Untuk masalah sampah para
pengelola Taman Jurug bekerja sama dengan petugas kebersihan, mereka
membersihkan pada pagi hari dan sore hari. Petugas Taman Jurug belakangan ini
kualahan mengenai masalah parkir, karena kurangnya area parkir disekitar Taman
Jurug.
Komentar
Posting Komentar